Jumat, 22 Juli 2022

Meningkatkan Kinerja Windows 7


Windows berjalan cukup bagus dengan sendirinya. Saya sangat terkesan dengan itu, tapi masih ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kinerjanya.

Saya bisa menulis banyak buku tentang semua tweak yang bisa Anda terapkan; akan tetapi, dalam bab ini saya akan fokus kepada hal-hal penting yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan performa yang terbaik.

Seperti biasa, saya sarankan Anda membuat backup dulu sebelum membuat perubahan yang utama pada sistem:

•  Lampiran C: Membuat System Restore Point

•  Lampiran E: Membackup Windows Registry

•  Backup Data Anda


  1. Mengurangi Waktu Booting

Apakah komputer Anda booting dengan lambat? Jika Anda sering mematikan komputer, ini bisa menjadi bahkan saya pernah memakai komputer yang butuh lima menit untuk booting.

Ada tiga hal mudah yang bisa Anda lakukan untuk mempercepat waktu booting:

  • Hilangkan program startup yang tidak diperlukan.

  • Tunda program yang tidak penting pada startup.

  • Hapus Spyware.

Dalam bagian ini, Anda akan belajar melakukan dua hal yang pertama.


 


  • Menggunakan Startup Delayer untuk Mengurangi Waktu Booting

Beberapa program harus segera dimulai, seperti program docking atau antivirus. Beberapa program bisa menunggu; sebagai contoh: program Messenger, dll.

Dengan StartUp Delayer, Anda bisa mengatur jangka waktu Program untuk dibuka, yang akan memperlancar proses startup. Program ini juga bisa sebagai pengelola startup, memperbolehkan Anda menghapus program dari startup.

Gambar 23 memperlihatkan antarmuka Startup Delayer. Anda bisa menyeret program ke area tunda. Setelah itu, Anda bisa menentukan jangka waktu pembukaannya.

Setelah mencobanya pada laptop Windows 7 Ultimate (Core Duo 2 GHz, 3 GB ram), saya berencana mendapatkan waktu startup yang sempurna (booting sampai fungsionalitas) dalam 28 detik (biasanya 41)… tidak buruk. Saya sudah melakukan hal-hal lain untuk men-tweak laptop saya, tapi ini saja sudah menjadi peningkatan yang berarti.





  1. Menilai dan Meningkatkan Kinerja Komputer

Seperti Windows Vista, Windows 7 memiliki peralatan yang dapat menilai kemampuan sistem dan kemudian memberi tips untuk meningkatkannya. Dalam bagian ini, Anda akan belajar tentang Tool Performance Information Windows 7 untuk menilai sistem Anda.


1.    Klik tombol Start, ketik perf, dan klik pada Performance Information and Tools.

2.    Klik pada Rate this computer dan tes akan berjalan.

Windows akan menilai komputer Anda sekarang. Penilaian ini bisa berlangsung sampai 20 menit 

Setelah selesai, Windows akan memberikan saran untuk meningkatkan kinerja komputer Anda



  1. Meningkatkan Kinerja Disk SATA


Anda bisa meningkatkan kinerja hard drive SATA dengan meningkatkan write caching. Jika Anda tidak yakin apakah ada drive SATA dalam komputer, silakan cek dengan pabrikan Anda.

Peringatan: Jika Anda menyalakan setting ini dan tidak terdapat baterai cadangan pada komputer, matinya daya listrik menambah risiko kehilangan atau terkorupsinya data. Jika Anda menggunakan laptop, kesempatan ini tak mungkin jika Anda menggunakan baterai dalam laptop sebagai sumber tenaga jika ada terdapat outage.

Untuk meningkatkan kinerja drive SATA:

  1. Klik tombol Start, ketik dev pada kotak pencarian, dan klik Device Manager.

  1. Klik pada+ di samping Disk Drives

  1. Klik kanan pada hard drive dan klik Properties.

  2. Klik tab Policies dan cek Enable advanced performance (Catatan: pilihan ini tidak selalu ada pada drive).

  1. Sekarang klik OK dan tutup Device Manager.






  1. Mempercepat Hard Drives Eksternal

Setting default dalam Windows 7 mendisable write caching untuk drive eksternal. Ini dilakukan agar Anda bisa melepas drive eksternal kapan saja tanpa kehilangan data. Jika Anda rela menggunakan Safely Remove Hardware setiap kali akan mengeluarkan drive, Anda bisa meningkatkan kinerja hard disk eksternal dengan mengenable write caching.

Untuk menyalakan write caching dan mengaktifkan kemampuan tingkat lanjut:

1. Klik tombol Start, ketik dev pada kotak pencarian, dan klik Device Manager.

2. Klik pada + di samping Disk Drives.

3.    Klik kanan pada hard drive eksternal dan klik Properties.

4. Klik tab Policies dan klik Optimize for performance.

5. Jika tersedia, cek: Enable write caching on the device dan Turn off Windows write-cache buffer flushing on the device.

6.    Klik OK.

7.    Reboot komputer untuk menerapkan perubahan.



  1. Menggunakan ReadyBoost untuk Mempercepat Program

Menggunakan Windows ReadyBoost adalah cara yang hebat untuk meningkatkan kinerja komputer saat Anda melakukan pekerjaan sehari-hari Anda.


  • Apa itu ReadyBoost?

ReadyBoost menggunakan USB flash drive untuk membuat sebuah cache ekstra pada data yang paling sering digunakan, yang bisa cepat diakses saat dibutuhkan.

Website Microsoft menyatakan:

Windows ReadyBoost [adalah] sebuah konsep baru dalam penambahan memori pada sistem. Anda bisa menggunakan flash memory non-volatile, seperti pada flash drive universal serial bus (USB), untuk meningkatkan kinerja tanpa menambahkan memori tambahan "di bawah kerudung".


  • Bagaimana ReadyBoost Bekerja?

Memori solid state (yang digunakan USB drive) punya kecepatan transfer yang unggul; oleh karena itu bisa digunakan untuk menyimpan dan mengakses data yang dibutuhkan dengan segera.


Windows 7 ReadyBoost menggunakan USB flash drive sebagai cache ekstra di antara prosesor dan hard disk. Tidak seperti RAM, data disimpan dalam flash drive dan bisa digunakan lain kali Anda menggunakan komputer— Penghemat waktu yang bagus jika Anda memakai beberapa program berbeda dan menjalankannya secara serempak.


  •  Apa yang Dibutuhkan untuk ReadyBoost?

Supaya USB flash drive kompatibel, dia harus mempunyai minimum space kosong 256 MB. Kebanyakan USB flash drive modern sudah memenuhi ruang dan kecepatan yang dibutuhkan untuk ReadyBoost.


  • Bagaimana Membuat ReadyBoost Bisa Bekerja?

Untuk memungkinkan ReadyBoost bekerja:

1. Tancapkan USB flash drive ke dalam port USB pada komputer.

2. Saat menu AutoPlay muncul, klik Speed up my System with Windows ReadyBoost.

3. Pilih peralatannya dan tentukan seberapa banyak kapasitas drive yang ingin Anda gunakan untuk ReadyBoost. Saya sarankan memakai USB drive penuh. (TIP: samakan kapasitas drive dengan jumlah RAM yang ada pada komputer. Dengan kata lain, Dengan 4GB RAM, gunakan flash drive 4GB).

4. Klik OK. Jangan harapkan keajaiban—tapi tetaplah memakainya dan komputer Anda akan mulai bekerja lebih efisien.



  1. Mempercepat Shut Down Windows

Sebagaimana Anda menginstal program pada komputer, itu membuatnya semakin lambat—kita semua tahu itu. Akan tetapi, apa yang tidak Anda ketahui adalah bahwa program menginstal servis. Windows cukup “baik” untuk menunggu servis-servis ini untuk berhenti saat Anda mematikan komputer; Namun, jika semua pekerjaan telah disimpan, Anda tidak perlu menunggu.

Kurangi waktu yang dibutuhkan Windows untuk shut down dengan:

1. Buka Registry Editor (Lampiran D: Membuka Windows Registry Editor).

2. Anda akan melihat layar seperti di bawah. Di menu sebelah kiri, buka:

 HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control

3. Di sebelah kanan Anda akan melihat key bernama WaitToKillServiceTimeout, dengan nilai default value 12000 (12 detik).

4. Klik kanan pada key dan klik Modify…

5.    Ubah nilainya dari 12000 ke 4000.

6. Ini bisa berpotensi mengurangi waktu shut down 8 detik.

Harap dicatat: Saya tidak menyarankan mengubah nilai ini kurang dari empat detik karena beberapa program butuh beberapa detik untuk menutup dan risiko kehilangan data bertambah jika Anda mengaturnya kurang dari itu.

  1.  Menjalankan Tool Memory Diagnostic

Memory (RAM) bisa menjadi korup dan tidak bekerja dengan benar. Biasanya ini perlu diganti, tapi sebelum melakukannya, Anda harus menjalankan Windows Memory Diagnostic. Tool ini tersedia dalam Windows Vista dan 7.

Untuk menjalankan Windows Memory Diagnostic:

1.  Klik tombol Start, ketik mem, dan klik pada Windows Memory Diagnostic.

2. Saat jendela Windows Memory Diagnostic dimuat, klik Restart now and check for problems.

3. Komputer Anda akan restart.

4. Diagnosa memori akan bekerja dan membutuhkan beberapa waktu (bisa sampai satu jam).

5. Windows akan restart dan melaporkan error yang ada.


Setelah berbagi fitur ini dengan para pengguna Windows Vista, banyak dari mereka yang melaporkan bahwa sistem menjadi lebih responsif setelah dites dan saya harap hasilnya sama dengan Windows 7.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar